6 Kesalahan Yang Dilakukan Saat Mengejan

6 Penyakit Yang Rasa Nyerinya Sama Seperti Melahirkan

6 Penyakit Yang Rasa Nyerinya Sama Seperti MelahirkanDari luar, wanita boleh saja terlihat lemah dan rapuh. Namun konon pria sekuat apapun takkan sanggup bertahan dari rasa sakitnya melahirkan, yang lazimnya dialami oleh setiap wanita. Lantas benarkah rasa sakit pada saat melahirkan merupakan yang terburuk?

Seorang ahli psikologi rasa sakit dari Stanford University, Beth Darnall, PhD menerangkan rasa sakit itu sendiri sebenarnya relatif dan bersifat personal. “Proses neurologis yang menghasilkan rasa sakit itu sebenarnya sama saja, apapun gendernya. Hanya saja wanita merasa lebih kesakitan ketika mengalaminya,” terang Darnall.

Sedangkan pria merasakan sakit dengan intensitas yang lebih rendah, jadi semisal dua-duanya mencoba rasanya melahirkan, maka tetap saja wanita akan merasakan sakit yang lebih akut ketimbang pria.

Akan tetapi, ada beberapa kondisi yang dapat dikatakan memiliki ‘kesakitan’ yang hampir mirip dengan melahirkan, bahkan terkadang melampauinya. Berikut paparannya, seperti dikutip dari Men’s Health.

6 Penyakit Yang Rasa Nyerinya Sama Seperti Melahirkan

1. Batu ginjal

Pada penderita batu ginjal, biasanya akan terasa nyeri yang parah di bagian samping, belakang, serta bawah tulang rusuk. Lantas nyerinya akan menyebar hingga ke perut bawah dan pangkal paha. Saat pipis pun akan terasa sakit.

Darnall menjelaskan sebagian besar pria mungkin takkan sanggup menahan sakitnya melahirkan. “Tapi tidak menutup kemungkinan bila rasa sakit yang ditimbulkan batu ginjal pada seseorang sama besarnya dengan proses melahirkan,” katanya.

Kebetulan saudara perempuan Darnall pernah melahirkan, juga mengidap batu ginjal. Ketika ditanya lebih sakit mana, tanpa ragu-ragu sang kerabat menjawab batu ginjal lebih menyakitkan, tapi ia tidak memungkiri jika melahirkan juga sangat buruk.

2. Sakit kepala klaster

Dr Paul Christo, pakar rasa sakit dari Johns Hopkins Hospital mengungkapkan ada beberapa pasiennya yang mengidap sakit kepala klaster dan mereka mengaku sakitnya melebihi luka bakar ataupun melahirkan.

Sakit kepala klaster hampir mirip dengan migrain karena terpusat pada salah satu sisi kepala, terutama di sekitar mata. Biasanya rasa sakitnya akan berlangsung selama tiga jam atau lebih. Dr Christo menambahkan, kondisi ini bisa dialami siapa saja, namun sejauh ini lebih banyak menyerang pria.

Leave a Reply