kenali jenis muntah bayi dari warna dan baunya

Kenali Jenis Muntah Bayi Dari Warna Dan Baunya

Kenali jenis muntah bayi dari warna dan baunyaJangan pernah meremehkan muntahan si kecil. Warna dan bau muntahan mencerminkan isi muntahan. ”Bila mengandung banyak cairan lambung, muntahan dapat berwarna kuning dan berbau asam. Muntahan yang mengandung darah akan berwarna merah atau hitam dan berbau amis. Bila cairan lambung yang keluar mengandung cairan empedu, maka muntahan akan berwarna hijau,” kata Dr. Hanifah Oswari, SpA, dokter spesialis anak dan konsultan gastroenterologi anak dari FKUI-RSCM. Cek dan kenali indikasi di balik warna muntahan si kecil ini.

Putih atau Kekuningan
Warna muntahan putih atau kuning, tergolong tidak berbahaya.
Berisi: Campuran muntahan susu. Kerap disebut gumoh.
Tindakan: Posisikan bayi dalam keadaan tegap dan jangan dibaringkan. Buatlah dia bersendawa setelah minum susu atau makan.

Kemerahan atau Kehitaman
Berisi: Campuran darah atau darah dengan asam lambung. Warna muntahan merah atau hitam pekat, terlebih bila disertai dengan berbau amis merupakan pertanda adanya darah di dalam muntahan.
Tindakan: Sebaiknya segera bawa ke dokter untuk penangangan khusus dan diagnosis lebih lanjut.

Hijau
Berisi: Campuran cairan empedu. Bila warna muntahan hijau, berarti terdapat cairan empedu di dalam muntahan. Sebaiknya keadaan ini dipertimbangkan sebagai keadaan yang berbahaya sampai nantinya terbukti tidak oleh diagnosis dokter.
Tindakan: Bawa segera ke dokter. ”Adanya empedu dalam muntahan merupakan pertanda kemungkinan terjadinya penyumbatan pada usus halus yang memerlukan penanganan dokter dengan segera,” terang Dr. Hanifah.

Nah jika Anda sudah mengetahui bahaya dari muntah bayi, Anda bisa melakukan tindakan pencegahan. Simak langkah berikut.

  • Hindari memberi makan secara berlebihan. Pemberian porsi makanan yang lebih kecil dan sering akan lebih cepat mengosongkan lambung.
  • Jangan terlalu banyak menggerakkan bayi setelah makan. Terlalu banyak pergerakan akan mengakibatkan refluks.
  • Posisi tegap. Duduk dan berbaring akan membuat refluks semakin parah. Gendong bayi dalam posisi tegap setelah memberi makan.
  • Miringkan tempat tidur bayi pada sudut 30°. Sebaiknya gunakan buku untuk mengganjal bagian kepala kasur. Menggunakan bantal dapat menyebabkannya susah bernapas.
  • Bersendawa. Selesai minum susu atau makan, gendong bayi dengan posisi menghadap Anda. Sandarkan pada dada Anda dalam posisi tegap dan tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut agar dia bersendawa.

BACA JUGA:

2 comments on «Kenali Jenis Muntah Bayi Dari Warna Dan Baunya»

Leave a Reply